Sekarang ini
anak-anak sudah sangat terikat dengan gawai. HP atau tablet sudah jadi pegangan anak-anak sehari-hari. Bahkan
sejak usia balita, anak-anak sudah dibiasakan pegang HP oleh orang tua sendiri.
Misalnya nih, saat anak-anak rewel atau menangis minta sesuatu, maka kebanyakan orang tua langsung menyodorkan HP kepada anak. Apalagi kalau saat itu, sikon ornng tua sedang repot atau sedang mengerjakan sesuatu yang lain.
Dan memang terbukti, anak langsung jadi
anteng. Orang tua pun bisa melanjutkan
pekerjaannya sampai tuntas. Solusi cepat, tanpa harus banyak drama. Akhirnya itu
menjadi andalan utama orang tua untuk mengatasi anak saat anak rewel.
Tapi ternyata, tanpa disadari, itu berdampak besar juga
kepada anak. Terutama anak jadi tergantung pada gawai. Bukan hanya kecanduan,
tapi juga bisa menganggu mata mereka. Akhirnya itu menjadi andalan utama orang
tua untuk mengatasi anak
Padahal seperti yang kita ketahui anak yang terpapar dan
gawe itu sangat rendah dengan matanya. Menatap layar terlalu lama memicu mata
lelah, mata kering, hingga meningkatkan risiko rabun jauh (miopia) pada usia
dini. makanya tidak heran di usia dini sudah banyak anak-anak yang memakai
kacamata nah.
Bermain Gadget Boleh, Asal…
Segala sesuatu yang diciptakan, pasti ada dampak baik dan
dampak buruknya. Begitu juga dengan kehadiran gadget. asal gadget dipakai dengan
bijak, pasti memberi manfaat.
Selain melatih keterampilan motorik, gadget juga
meningkatkan kemampuan kognitif Selain itu merangsang kreativitas, dan pastinya media belajar
interaktif
Nah, Berdasarkan panduan dari Kementerian Kesehatan
(Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut adalah
langkah-langkah praktis yang bisa orang tua terapkan saat anak bermain gadget.
Batasi waktu
Hal utama yang harus dilakukan orang tua Adalah membatasi
waktu anak-anak bersinggungan dengan hape. Karena segala sesuai itu bagus kalau
sesuai aturan. Nah, untuk. Anak usia sekolah pegang hape 2 jam per hari. Itu pun
saat bebas dari urusan sekolah. Termasuk tugas belajar di rumah.
sedangkan dan anak pra sekolah, walau mereka belum sekolah
dan punya banyak waktu di rumah, cukup 1 jam sehari. Biarkan mereka melakukan
aktivitas lain.
Selain itu Gunakan Rumus 20-20-20: Setiap 20 menit
menatap layar HP, minta anak mengalihkan pandangan melihat objek sejauh 20
kaki (sekitar 6 meter) selama minimal 20 detik. Ini terbukti
merilekskan otot mata
Atur posisi dan jarak pandang
posisi ideal anak main hape adalah duduk tegak dengan jarak pandang 30-50 sentimeter dari layar. untuk mencegah mata lelah dan gangguan postur tubuh.
Pemgaturan layer dan pencahayan ruangan
Soal ini juga tak bisa luput dari pengawsan orang tua. Pastikan
cahyaa dari layer hape sesuai
Brgitu juga pantau pencahayaan tempat anak-anak bermain hape.
Jangan sampai di tempat kurang pencahayaan .

0 Response to "Gejala Mata SePeLe pada Anak"
Post a Comment
Terima kasih sudah berkunjung ke Rumah Kurcaci Pos. Tidak diperkenankan menggunakan konten di blog ini, tanpa seizin Kurcaci Pos. Terima kasih.